Makna dan fungsi Mahalabiu dalam pertuturan masyarakat desa

Mahalabiu merupakan jenis sastera lisan yang mengandung pengertian ganda (mendua),memiliki makna ujaran yang diucapkannya,biasanya si pendengar menafsirkan makna atau maksud lain dibalik ucapan tersebut. Perilaku mahalabiu adalah perilaku berbahasa Banjar yang umum karena adanya penggunaan ungkapa...

Full description

Bibliographic Details
Main Authors: Muhammad Yunus, M.Ridha Anwari
Format: Article
Language:English
Published: Penerbit UKM 2013
Online Access:http://journalarticle.ukm.my/6373/
http://journalarticle.ukm.my/6373/1/72-78_MYunus_et_al.ULM_0.pdf
_version_ 1848811130015711232
author Muhammad Yunus,
M.Ridha Anwari,
author_facet Muhammad Yunus,
M.Ridha Anwari,
author_sort Muhammad Yunus,
building UKM Institutional Repository
collection Online Access
description Mahalabiu merupakan jenis sastera lisan yang mengandung pengertian ganda (mendua),memiliki makna ujaran yang diucapkannya,biasanya si pendengar menafsirkan makna atau maksud lain dibalik ucapan tersebut. Perilaku mahalabiu adalah perilaku berbahasa Banjar yang umum karena adanya penggunaan ungkapan-ungkapan yang bermakna baru dengan tujuan mengecoh lawan bicara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan struktur wacana, makna dan fungsi mahalabiu. Sumber data dalam penelitian ini adalah kumpulan mahalabiu daripada tinjauan langsung ke masyarakat yang tinggal di desa Tambalang Tengah,Kecamatan Sei Pandan (Alabio) Kabupaten Hulu Sungai Utara,Provinsi Kalimantan Selatan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan teknik observasi teks,pengumpulan data diperoleh dengan mengumpulkan,membaca dan mengklasifikasikan mahalabiu dengan makna dan fungsinya.
first_indexed 2025-11-14T23:41:30Z
format Article
id oai:generic.eprints.org:6373
institution Universiti Kebangasaan Malaysia
institution_category Local University
language English
last_indexed 2025-11-14T23:41:30Z
publishDate 2013
publisher Penerbit UKM
recordtype eprints
repository_type Digital Repository
spelling oai:generic.eprints.org:63732016-12-14T06:41:00Z http://journalarticle.ukm.my/6373/ Makna dan fungsi Mahalabiu dalam pertuturan masyarakat desa Muhammad Yunus, M.Ridha Anwari, Mahalabiu merupakan jenis sastera lisan yang mengandung pengertian ganda (mendua),memiliki makna ujaran yang diucapkannya,biasanya si pendengar menafsirkan makna atau maksud lain dibalik ucapan tersebut. Perilaku mahalabiu adalah perilaku berbahasa Banjar yang umum karena adanya penggunaan ungkapan-ungkapan yang bermakna baru dengan tujuan mengecoh lawan bicara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan struktur wacana, makna dan fungsi mahalabiu. Sumber data dalam penelitian ini adalah kumpulan mahalabiu daripada tinjauan langsung ke masyarakat yang tinggal di desa Tambalang Tengah,Kecamatan Sei Pandan (Alabio) Kabupaten Hulu Sungai Utara,Provinsi Kalimantan Selatan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan teknik observasi teks,pengumpulan data diperoleh dengan mengumpulkan,membaca dan mengklasifikasikan mahalabiu dengan makna dan fungsinya. Penerbit UKM 2013-05 Article PeerReviewed application/pdf en http://journalarticle.ukm.my/6373/1/72-78_MYunus_et_al.ULM_0.pdf Muhammad Yunus, and M.Ridha Anwari, (2013) Makna dan fungsi Mahalabiu dalam pertuturan masyarakat desa. Jurnal Pendidikan Bahasa melayu ;Malay Language Education (MyLEJ), 3 (1). pp. 72-78. ISSN 2180-4842 http://www.ukm.my/jpbm/current.aspx
spellingShingle Muhammad Yunus,
M.Ridha Anwari,
Makna dan fungsi Mahalabiu dalam pertuturan masyarakat desa
title Makna dan fungsi Mahalabiu dalam pertuturan masyarakat desa
title_full Makna dan fungsi Mahalabiu dalam pertuturan masyarakat desa
title_fullStr Makna dan fungsi Mahalabiu dalam pertuturan masyarakat desa
title_full_unstemmed Makna dan fungsi Mahalabiu dalam pertuturan masyarakat desa
title_short Makna dan fungsi Mahalabiu dalam pertuturan masyarakat desa
title_sort makna dan fungsi mahalabiu dalam pertuturan masyarakat desa
url http://journalarticle.ukm.my/6373/
http://journalarticle.ukm.my/6373/
http://journalarticle.ukm.my/6373/1/72-78_MYunus_et_al.ULM_0.pdf